08 Dec 2021 14:33
Apa yang Harus Dilakukan Saat Selingkuh dan Diselingkuhi?
Oleh Christine Natalie
Image Description. Sumber: Unknown

Tangerang, OneSmile - Perselingkuhan bukanlah hal baru dalam sebuah hubungan. Rasa sakit hati, marah, sedih, atau kecewa terus menghantui dan tercampur aduk jadi satu.

Melansir dari Healthine, berikut ini adalah beberapa pertimbangan saat kamu selingkuh maupun diselingkuhi.

Jika kamu diselingkuhi

Siapapun pasti merasa terpukul ketika mengetahui pasangannya tidak setia. Jika kamu tidak yakin bagaimana menangani situasi ini, mulailah dari sini:

1. Komunikasikan apa yang benar-benar terjadi

Sudah menjadi rahasia umum kalau komunikasi merupakan hal penting dalam membangun sebuah hubungan. Komunikasi memberikan kesempatan untuk kamu maupun pasangan mengutarakan beban dan keinginan masing-masing.

Perlu diingat bahwa mengetahui motivasi pasangan dapat membantu kamu menentukan sebuah keputusan.

2. Tanyakan kelanjutan dari hubungan

Bagi sebagian orang selingkuh terjadi karena pasangannya sengaja ingin mengakhiri hubungan. Oleh karena itu, penting untuk kamu menanyakan apakah pasangan kamu masih mau melanjutkan atau menyelesaikan hubungan.

3. Tanyakan pada diri sendiri apakah kamu bisa mempercayai pasangan kamu lagi

Kepercayaan harus selalu dijaga agar tidak berdampak buruk di lain hari. Pasalnya, jika sekali saja kepercayaan itu rusak, mungkin dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk memperbaikinya. Kalau memang diri kamu sulit untuk percaya lagi, kemungkinan besar kamu tidak akan bisa memperbaiki hubungan itu.

4. Tanyakan pada diri sendiri apakah kamu masih menginginkan hubungan tersebut

Apakah kamu benar-benar mencintai pasanganmu dan ingin mengatasi masalah mendasar apapun? Atau apakah kamu takut memulai dengan seseorang yang baru?

5. Bicaralah dengan seorang konselor

Konseling sangat disarankan jika ingin memperbaiki sebuah hubungan. Kamu bisa mendapatkan solusi untuk membangun kembali hubungan yang harmonis dan dibantu untuk mengendalikan emosi.

Jika kamu yang berselingkuh dari pasangan

Kali ini kasusnya berbeda. Jika kamu yang berselingkuh, luangkanlah waktu untuk mempertimbangkan hal-hal berikut:

1. Apakah kamu masih mau berada dalam hubungan itu?

Jika perselingkuhan terjadi karena kamu ingin keluar dari hubungan, maka katakanlah hal ini dengan jujur ke pasangan. Namun, kalau kamu masih bingung, mintalah bantuan orang ketiga misalnya terapis untuk mendapatkan perspektif lain.

2. Bisakah kamu mengatasi alasan perselingkuhan?

Terapi individu, terapi pasangan, dan komunikasi yang lebih baik semuanya dapat membantu meningkatkan hubungan serta mengurangi kemungkinan perselingkuhan di masa depan.

Namun, bagaimana jika kamu selingkuh karena pasangan yang tidak tertarik pada jenis seks tertentu, tidak pernah ada di rumah, atau lain sebagainya? Mungkinkah perselingkuhan akan terjadi di kemudian hari?

3. Apakah kamu melihat diri kamu akan melakukan hal yang sama?

Perselingkuhan tentu menyebabkan rasa sakit hingga tekanan emosional bagi pihak yang dirugikan. Jika kamu memang belum bisa berkomitmen, lebih baik beri tahu pasangan dan jangan berjanji untuk setia.

4. Bisakah kamu berkomitmen untuk terapi?

Kamu bisa mencoba terapi individu maupun terapi pasangan. Kedua terapi tersebut sangat direkomendasikan jika kamu dan pasangan serius akan memperbaiki hubungan.

Berita BSD Lainnya Untuk Anda
This is just a placeholder text. Please enter a description here. Long or Short is okay.