10 Aug 2026 10:45
Rp2 Miliar Dapat Ruko di Kawasan BSD dengan Potensi 70 Ribu Orang per Hari?
Oleh Shila Ezerli Budiawan
Image Description. Sumber: Sinarmasland.com

Tangerang, OneSmile - Kalau bicara soal bisnis, lokasi memang jadi salah satu hal yang paling penting. Bukan hanya soal berada di jalan besar atau punya bangunan yang menarik, tapi juga seberapa banyak aktivitas dan orang yang bergerak di sekitar lokasi setiap harinya.

Karena itu, kawasan berbasis Transit-Oriented Development (TOD) kini semakin menarik perhatian. Konsepnya sederhana: menggabungkan transportasi, hunian, perkantoran, kuliner, hingga ruang publik dalam satu kawasan yang saling terhubung. Hasilnya, kawasan tidak hanya ramai di jam tertentu, tetapi bisa terus hidup sepanjang hari.

Salah satu kawasan yang mengusung konsep tersebut adalah Intermoda BSD City, dengan hadirnya destinasi komersial baru, Wander Alley Walk.

Intermoda BSD City terhubung dengan berbagai moda transportasi, mulai dari KRL melalui Stasiun Cisauk dan Stasiun Jatake, BSD Link, hingga akses jalan tol. Namun, daya tariknya bukan hanya soal kemudahan bepergian.

Di sekitarnya sudah terdapat berbagai kawasan hunian seperti Casa De Parco, Avani, The Icon, Freja, dan Foresta. Ada pula pusat komersial dan perkantoran seperti The Breeze, AEON Mall BSD, Pasar Modern Intermoda, dan BSD Green Office Park.

Belum lagi institusi pendidikan seperti Sinarmas World Academy, ACS Jakarta, Universitas Atma Jaya, dan Universitas Prasetiya Mulya.

Dari kombinasi aktivitas hunian, pendidikan, perkantoran, komersial, dan daily commuters tersebut, kawasan di sekitar Wander Alley Walk disebut memiliki potensi pergerakan lebih dari 70.000 orang per hari.

Angka ini tentu bukan berarti seluruhnya akan menjadi pengunjung toko. Namun, tingginya aktivitas kawasan dapat menjadi salah satu peluang bagi bisnis untuk mendapatkan traffic dari berbagai segmen.

Wander Alley Walk hadir bukan sekadar sebagai deretan ruko. Kawasan ini mengusung konsep retail compound yang memadukan kuliner, lifestyle retail, community space, dan area outdoor yang ramah pejalan kaki.

Konsep tersebut membuat kawasan dirancang bukan hanya untuk aktivitas jual beli, tetapi juga sebagai tempat untuk makan, ngopi, jalan-jalan, berkumpul, dan menghabiskan waktu.

Sejumlah tenant seperti Teazzi, 4Fingers Crispy Chicken, Champion, Pouter Coffee, Haha Tora, Nail & Sole, hingga Surken juga sudah hadir dan mulai mengisi kawasan.

Dengan ekosistem yang terus berkembang, konektivitas transportasi yang lengkap, serta potensi aktivitas lebih dari 70.000 orang per hari, Wander Alley Walk punya peluang untuk berkembang menjadi salah satu lifestyle destination baru di BSD City.

Menariknya, unit komersial di kawasan ini ditawarkan mulai dari Rp2 miliaran.

Jadi, kalau sedang melihat peluang properti untuk bisnis, mungkin pertanyaannya bukan hanya “berapa harga rukonya?”, tetapi juga “seberapa hidup lokasi tempat rukonya berada?”

Berita BSD Lainnya Untuk Anda
This is just a placeholder text. Please enter a description here. Long or Short is okay.